Home About Us News Artikel Contact Us Chat Whatsapp Live

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Pipa Stainless

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Pipa Stainless

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Pipa Stainless


Pipa stainless steel adalah jenis pipa yang populer dipakai di berbagai industri. Hal ini dikarenakan jenis pipa ini menggunakan bahan yang efektif dan kokoh. Stainless steel adalah jenis baja campuran yang mengandung besi sebagai bahan utama dan mencampurkan kromium sekitar 10%. Pipa stainless memiliki ketahanan cukup tinggi terhadap serangan korosi atau karat. Pipa stainless juga sering dipakai dalam pembuatan bangunan. Tidak hanya untuk bangunan gedung bertingkat saja, pipa jenis ini juga dipakai dalam kehidupan rumah tangga. Selain untuk bangunan, pipa stainless sering digunakan untuk keperluan industri heat exchangers, general engineering, industri otomotif, industri makanan, industri kimia dan farmasi, serta industri minyak dan gas.

Pipa stainless steel dibuat mengikuti standar  ASTM A312 TP316 / 316L. SS316 / 316L adalah grade ganda yang digunakan untuk pipa stainless steel. Grade ini memungkinkan pipa untuk dapat digunakan untuk dua kebutuhan. Panjang standar pipa stainless steel adalah 6 meter, pipa ini dikenal karena kualitasnya yang unik yang didapatkan dari mendengarkan permintaan pasar dan memasukkannya ke dalam proses produksi. ​Stainless steel SS316 atau dikenal juga dengan marine grade stainless steel memiliki tingkat anti korosi yang tinggi. Beberapa tipe yang dikenal dari stainless steel SS316 adalah varian L, F, H, dan N. Varian-varian ini memiliki beberapa perbedaan dari sumbernya dan juga meiliki kegunaan yang berbeda. Sebagai contoh, varian 316L berarti baja memiliki kandungan karbon lebih sedikit dibandingkan varian 316 yang memiliki kandungan karbon lebih banyak.

Pipa 'seamless' stainless steel dibuat dari billet baja yang kemudian dilubangi bagian tengahnya sehingga terbentuk pipa. Proses pelubangannya bisa menggunakan 4 metode yaitu proses mandrell mill, proses mannesmann plug mill, proses extrusion, atau proses forging (penempaan). Keempat metode proses tersebut akan menghasilkan pipa stainless yang mulus tanpa sambungan atau bekas lasan. Semua metode proses tersebut akan menghasilkan ketebalan pipa stainless yang konstan dan stabil di semua sisi. Bagaimana cara mengukur ketebalan pipa stainless di semua bagian? Kita dapat menggunakan alat yang namanya Ultrasonic Thickness Gauge. Prinsip kerja Ultrasonic Thickness Gauge dalam mengukur ketebalan pipa stainless adalah dengan memancarkan gelombang ultrasonik melalui probe yang dihantarkan dari alat menuju permukaan pipa dengan bantuan couplant sebagai isolator gelombang. Gelombang akan terpantul kembali ke probe ketika bertemu dengan ruang hampa. Kecepatan gelombang atau yang disebut velocity dari gelombang tersebut untuk kembali ke probe akan dikonversi oleh alat menjadi ketebalan kaca tersebut. Ultrasonic Thickness Gauge sangat berguna untuk inspeksi lapangan dan pengumpulan data apakah ketebalan kaca stabil atau berfluktuasi dari ujung ke ujung. 

Jika anda sedang membutuhkan Ultrasonic Thickness Gauge untuk Pipa Stainless, silahkan hubungi Sales Representative kami pada kontak di bawah. Kami akan merekomendasikan alat yang cocok untuk kebutuhan di tempat anda.

CV. MEALABS INDONESIA
Jln. Pondok Kelapa Raya Blok G1 No. 3D, Kel. Pondok Kelapa,
Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13450
0823-9918-5261 (Whatsapp dan Telpon)
021-8694 1748 (Telpon)
yogo@mealabs.com

signature
Back to top
banner