Home About Us News Artikel Contact Us Chat Whatsapp Live

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Termoplastik

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Termoplastik

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Termoplastik


Termoplastik adalah jenis plastik yang melunak jika mengalami pemanasan dan akan mengeras jika mengalami pendinginan. Proses pelunakan dan pengerasan termoplastik dapat berlangsung berulang kali. Penamaan termoplastik diperoleh dari pembentukan ulang sifat plastik dengan proses pemanasan. Termoplastik mengandung resin hidrokarbon dan manik-manik kaca.

Pembentukan termoplastik dapat dilakukan menggunakan panas setelah melalui proses pendinginan. Panas digunakan untuk mempertahankan bentuk dari termoplastik. Pemanasan dapat dilakukan berulang kali tanpa mengubah sifat-sifat bahan termoplastik.

Penerapan termoplastik yang paling umum adalah untuk pembuatan markah jalan. Markah jalan yang berbahan termoplastik memiliki refleksi yang tinggi, daya tahan yang kuat dan umur pemakaian yang sangat lama. Secara sederhana termoplastik adalah jenis plastik yang bisa didaur ulang. Termoplastik dibentuk menjadi produk jadi melalui proses injection molding, blow molding, dan ekstrusi.

Jenis-jenis termoplastik berdasarkan label produknya lain:

- HDPE (polietilen densitas tinggi) dan LDPE (polietilen densitas rendah), merupakan bahan plastik yang paling umum, sangat tahan, serbaguna, murah, transparan atau putih, dan memiliki sifat insulasi yang sangat baik. HDPE dapat digunakan untuk membuat botol, kaleng, tangki air dan kontainer pengiriman. LDPE biasa digunakan dalam produk seperti tas, kemasan, dan mainan.

- PVC (Polyvinyl Chloride), merupakan turunan plastik yang paling serbaguna dan dapat diproduksi melalui empat proses yang berbeda (suspensi, emulsi, blok dan larutan). PVC adalah plastik serbaguna yang tahan terhadap abrasi, bahan kimia, atmosfer dan api. PVC digunakan dalam industri kertas dan dalam pembuatan kemasan untuk makanan, kartu kredit, furnitur, mainan, dan pakaian.

- PP (polypropylene), merupakan termoplastik dengan temperatur pelunakan lebih tinggi daripada polietilen dan lebih mudah teroksidasi. Sifat PP adalah transparan, ringan dan tahan lama, tidak menyerap air, mudah dipasang, dan memiliki ketahanan yang kuat terhadap retak stres lingkungan. PP biasa digunakan untuk membuat serat tekstil, gasket, kemasan, karpet, tali, furnitur, dan lain-lain.

- PS (polystyrene), merupakan polimer dengan monomer stirena, sebuah hidrokarbon cair yang dibuat secara komersial dari minyak bumi. Polystirene biasa digunakan untuk menggantikan kaca, aluminium, dan kayu karena lebih murah. Polystyrene juga digunakan dalam kemasan (termasuk makanan), wadah, kotak, lampu, barang sekali pakai, mainan, dan cangkir.

Jenis-jenis termoplastik industri antara lain:

- PB (Polybutene), digunakan dalam industri pipa dan pemanas untuk fabrikasi pipa. Ini memiliki karakteristik yang memungkinkan untuk digunakan di bidang pipa air panas dan dingin bertekanan, berkat kombinasi fleksibilitas dan kekuatan tarik pada suhu tinggi.

- PMMA (polymethylmethacrylate), adalah salah satu plastik rekayasa, bersaing dengan termoplastik lain seperti polikarbonat atau polistirena. Ini digunakan dalam industri otomotif untuk membuat lampu depan mobil dan bagian lain, serta untuk penerangan, kosmetik, arsitektur, optik, dan hiburan. Karena ketahanan goresnya yang kuat, penampilan yang cantik dan warna transparan, kaca ini dianggap sebagai pengganti yang baik untuk kaca.

- PET (polyethylene terephthalate), adalah termoplastik yang banyak digunakan dalam kemasan tekstil dan minuman. Meskipun viskositasnya menurun dengan riwayat termal, ia dapat didaur ulang dan disetujui untuk digunakan dalam produk yang bersentuhan langsung dengan makanan. Ini ringan, transparan, kristal, tahan air, dengan kekuatan lentur tinggi dan penyerapan air rendah.

- PTFE (Polytetrafluoroethylene), lebih dikenal sebagai Teflon. Sifat utamanya adalah benar-benar inert, sehingga tidak bereaksi dengan bahan kimia lain, kecuali dalam keadaan yang sangat khusus. Ini memiliki impermeabilitas yang kuat dan mempertahankan karakteristiknya di lingkungan yang lembab.

- Nilon, adalah jenis serat tekstil yang elastis dan tahan. Ngengat tidak menyerangnya dan tidak perlu disetrika. Ini digunakan untuk membuat stoking, kain dan pakaian rajut. Jika itu adalah cetakan kompresi, itu juga digunakan untuk membuat gagang sikat, sisir, dan gadget lainnya.

Produk-produk termoplastik biasanya dicetak dengan menggunakan mold (cetakan). Polimer awalnya akan dipanaskan di tungku pemanas dengan suhu tertentu, kemudian polimer yang meleleh akan masuk ke molding dan ditekan. Dengan cooling system yang disertakan pada molding, termoplastik akan seketika mengeras dan menjadi produk sesuai kebutuhan.

Mengukur ketebalan produk hasil termoplastik dapat menggunakan ultrasonik thickness gauge. Pengukuran dilakukan untuk menjamin kualitas produk agar sesuai standar produksi. Jika ketebalan produk tidak sesuai standar akan menimbulkan masalah terutama jika produk tersebut digunakan sebagai part dari mesin-mesin atau peralatan. Prinsip kerja UTG adalah dengan memancarkan gelombang ultrasonik melalui probe yang dihantarkan dari alat menuju permukaan plat stainless dengan bantuan couplant sebagai isolator gelombang. Gelombang akan terpantul kembali ke probe ketika bertemu dengan ruang hampa. Kecepatan gelombang atau yang disebut velocity dari gelombang tersebut untuk kembali ke probe akan dikonversi oleh alat menjadi ketebalan plat stainless. UTG sangat berguna untuk inspeksi lapangan dan pengumpulan data apakah ketebalan plat stainless stabil atau berfluktuasi dari ujung ke ujung.

Jika anda sedang membutuhkan Ultrasonic Thickness Gauge untuk Plat Stainless, silahkan hubungi Sales Representative kami pada kontak di bawah. Kami akan merekomendasikan alat yang cocok untuk kebutuhan di tempat anda.

CV. MEALABS INDONESIA
Jln. Pondok Kelapa Raya Blok G1 No. 3D, Kel. Pondok Kelapa,
Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13450
0823-9918-5261 (Whatsapp dan Telpon)
021-8694 1748 (Telpon)
yogo@mealabs.com

signature
Back to top
banner