Home About Us News Artikel Contact Us Chat Whatsapp Live

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Plat Stainless

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Plat Stainless

Ultrasonic Thickness Gauge untuk Plat Stainless


Plat Stainless atau plat baja tahan karat sering dipakai pada industri minuman dan makanan atau yang berhubungan dengan air, garam, dan kimia. Plat jenis ini memiliki beragam fungsi dan keunggulan di bandingkan material lainnya. Keunggulannya yaitu tingkat kontaminasi kimia yang rendah pada makanan, mudah dibersihkan, tahan lama, tahan serangan bakteri sera memiliki sifat mekanik yang cukup baik. Plat stainless 304 memiliki kadar nikel 8% - 10% dengan sifat yg lentur atau lunak. Aplikasi plat stainless 304 biasanya untuk pembuatan barang yang harus melalui proses press atau cetak. Tipe plat stainless 304 merupakan jenis Food Grade (aman ketika bersentuhan dengan makanan atau minuman). Plat stainless 316 memiliki kadar nikel antara 12% ke atas tergantung dari pabrik dan negara asal pembuatnya. Plat stainless merupakan plat yang paling tangguh dalam menghadapi zat asam dan dapat bertahan sangat lama sekali dalam rendaman air laut.

Stainless steel (baja tahan karat) adalah jenis baja yang tahan terhadap pengaruh oksidasi. Stainless steel merupakan logam paduan dari beberapa unsur logam yang dipadukan dengan komposisi tertentu. Dari perpaduan logam tersebut didapatkan logam baru dengan sifat atau karakteristik yang lebih unggul dari unsur logam sebelumnya. Stainless steel memiliki kandungan Chrom minimal 10,5%. Kandungan unsur chrom ini merupakan pelindung utama dari gejala yang disebabkan pengaruh kondisi lingkungan. Stainless steel memiliki sifat tahan korosi secara alami tanpa metode pabrikasi. Sifat tahan karat stainless steel diperoleh karena adanya kandungan unsur chrom yang tinggi. Stainless steel lebih awet atau tahan lama dan tidak mudah rusak karena oksidasi. Dibandingkan dengan baja ringan, stainless steel cenderung memiliki kekuatan tarik tinggi.

Plat stainless banyak digunakan dalam peralatan dan perlengkapan yang kita gunakan sehari-sehari. Penggunaannya tergantuk dari jenis, ketebalan, kekerasan dan sifat lainnya dari plat stainless. Jenis martensitic biasanya digunakan untuk alat makan, pisau bedah, peralatan bedah dan lain sebagainya. Jenis ferritic biasa digunakan untuk knalpot kendaraan, lis arsitektur, dan perlengkapan rumah tangga, dll. Jenis autenitic biasa digunakan untuk oven, wastafel, dan lainnya. 

Plat stainless umumnya diproduksi dengan ketebalan plat yang bervariasi untuk memenuhi kebutuhan berbagai macam industri. Ketebalan plat stainless biasanya berkisar antara 0,2mm - 50mm. Untuk mengukur ketebalan plat stainless ini bisa menggunakan jangka sorong untuk bagian pinggir plat. Namun bagaimana dengan bagian tengah plat? Apakah kita bisa menjamin ketebalan platnya merata di semua sisi? Sementara jangka sorong tidak dapat digunakan untuk mengukur ketebalan plat stainless di bagian tengah. Solusinya adalah menggunakan ultrasonic thickness gauge. 

Prinsip kerja UTG adalah dengan memancarkan gelombang ultrasonik melalui probe yang dihantarkan dari alat menuju permukaan plat stainless dengan bantuan couplant sebagai isolator gelombang. Gelombang akan terpantul kembali ke probe ketika bertemu dengan ruang hampa. Kecepatan gelombang atau yang disebut velocity dari gelombang tersebut untuk kembali ke probe akan dikonversi oleh alat menjadi ketebalan plat stainless. UTG sangat berguna untuk inspeksi lapangan dan pengumpulan data apakah ketebalan plat stainless stabil atau berfluktuasi dari ujung ke ujung.

Jika anda sedang membutuhkan Ultrasonic Thickness Gauge untuk Plat Stainless, silahkan hubungi Sales Representative kami pada kontak di bawah. Kami akan merekomendasikan alat yang cocok untuk kebutuhan di tempat anda.

CV. MEALABS INDONESIA
Jln. Pondok Kelapa Raya Blok G1 No. 3D, Kel. Pondok Kelapa,
Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13450
0823-9918-5261 (Whatsapp dan Telpon)
021-8694 1748 (Telpon)
yogo@mealabs.com

signature
Back to top
banner